BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW(17/6) – Penyebaran virus corona atau covid 19 di berbagai daerah daerah di Indonesia terus bertambah setiap harinya, bahkan ada ratusan kasus orang terjangkit virus corona.
Tentunya hal ini menjadi perhatian serius pemerintah. Guna mengatasi hal itu pemerintah mengatur skema Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 yang dilakukan secara online. Terkait mekanisme pendaftaran tersebut, sejak tanggal 15 Juni 2020 SMA Negeri 16 membuka PPDB yang di lakukan secara online.
Kepala Sekolah SMA Negeri 16, Dra. Hj Rosita menerangkan bahwa pendaftaran di buka selama empat hari.
” Kuota kita sebanyak 210 yang terbagi menjadi 6 kelas, kita buka pendaftaran mulai tanggal 15 Juni sampai 18 Juni 2020,” katanya, Selasa (16/6/2020).
Menurut rosita, setelah dua hari pendaftaran PPDB dibuka yang sudah mendaftar melalui via online mencapai 30 persen.
” Sekitar 87 pendaftar, biasanya pendaftar akan ramai di hari-hari terakhir yang jatuh pada hari Kamis, ” pungkasnya.
Rosita mengaku mengalami kendala dalam penerapan pendaftaran PPDB yang di lakukan secara online.
” Ada, salah satunya kesulitan yakni publikasi dengan calon siswa dan orang tua siswa bagaimana pelaksanaan secara online. Kadang sampai malam kita menjawab pertanyaan orang tua murid, ” akunya.
Untuk menyiasati kendala tersebut, Rosita menjelaskan bagi wali murid peserta PPDB yang tidak mengerti dalam menggunakan mekanisme secara online kita akan bantu mengarahkan.
” Yang gak paham, wali murid bisa datang langsung kemari, akan kita bantu. Tapi, tidak terlalu banyak qqkarena kan kita harus jaga jarak. Karena masyarakat ini kan bervariasi dari kelas atas sampai bawah, “pungkasnya.

Kemudian, untuk sistem yang digunakan dalam PPDB, SMA 16 Bandar Lampung menerapkan jalur Zonasi, prestasi, Afirmasi, dan perpindahan tugas orang tua.
” Untuk jalur zonasi kuota kita cuma 50 persen dari 210, yakni 105, tapi kita ambil 104, yang satu dari zonasi dialihkan ke afirmasi sebanyak 32 orang, jalur afirmasi ini kalau dahulu di sebutnya biling atau bosda, ” imbuhnya.
Khusus untuk jalur zonasi saat ini hanya satu pilihan, tapi untuk jalur prestasi diberi kelonggaran.
” misalnya zonasi ke tempat kita, prestasi boleh ke SMAN 3 atau SMAN 7. Prestasi ada dua, yakni akademik dan non akademik, ” ujarnya. (din/rf)
