Pejabat Sesko Bandarlampung Terima Pembekalan

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Lima pejabat Sesco Kota Bandarlampung menerima pembekalan secara virtual di Sesco TNI Bandung, Semergou, Rabu (23/9/2020).

Lima pejabat tersebut yakni, Komandan Sesko TNI, Marsekal Madya Dedy Permadi , S.E., MMDS, Wadan Sesko TNI, Mayjen TNI Achmad Riad, Kepala Departemen Falsafah dan Kejuangan Kolonel Arm Bambang Eko Pratolo. Lioson Officer (LO) KKDN Lampung, Kolonel Kav Setiawan Arismunandar dan
Para Pasis Dikreg XLVII Sesko TNI 2020.

Usai kegiatan pembekalan, Herman HN mengatakan Sesco ini perlu kita beri masukan bagaimana praktek di lapangan seperti saya sampaikan babinsa dan babinkantipmas di Kota Bandarlampung kita beri operasional Rp.2 juta mereka seneng.

“Karena di tempat lain tidak segitu, dan kita membantu TNI membangun gedung-gedungnya supaya bagus lebih baik aman dan nyaman,” katanya.

Menarut dia, TNI juga mempunyai pangkalan baru yang rencananya rencananya ditempatkan di Kota Agung Pesawaran.

“Dan mudah-mudahan tidak lama lagi jadi,” jelasnya.

Sementara itu, Kolonel Kaf Setiawan Aris Munandar mengatakan kebijakan Walikota Herman HN terhadap kesejahteraan rakyat, pertahanan keamanan itu luar biasa. Jadi bisa mendukung apa yang menjadi kebutuhan dari aspek pertamanya.

“Dari sisi kami melihat kebijakan membantu pangkalan-pangkalan TNI dan kepolisian serta kerjasama pemerintahan cukup bagus komunikasi, koordinasi dalam hal penanganan Covid-19, navigasi bencana dan potensi-potensi ancaman yang mengancam keamanan serta stabilitas Bandarlampung,” ujarnya.

Lanjut dia, serta perhatian dari bapak walikota terhadap aparat-aparat kami sangat kita berikan apresiasi dan perlu di contoh oleh daerah lain. Karena dari faktor keamanan itu bagus maka daerah itu akan cepat berkembang.

“Untuk penilaian terkait di aspek keamanan ini sangat bagus sekali. Karena disitulah kebijakan pak wali itu terlihat dan nyata,” bebernya.

“Selama satu minggu saya berada disini, saya melihat bagaimana perkembangan khususnya militer, dan kepolisian,” imbuhnya.

Selain itu, saya juga sudah menghadap ke Kapolda dandrem dan sebagainya, disitulah unsur bawah kita sempat mencari data termasuk bangunan dan itu dari bantuan dan kebijakan pak wali.

“Kesimpulan bahwa kebijakan pak wali terhadap mendukung pertahanan walaupun dalam aspek gedung dulu ini sudah cukup memadai, ” ungkapnya.

Ia menilai apa yang sudah dijelaskan kebijakan yang mendukung industri pertahanan, dan logistik-logistik wilayah apabila terjadi ancaman serta mengantisipasi adanya potensi ancaman yang akan masuk semua sudah tergelar rapih dan sudah berkoordinasi dengan aparat. (Din/RF)