BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Untuk mempercepat kegiatan rapid tes di perbatasan kota Bandarlampung, Walikota Bandarlampung Drs. H. Herman HN, MM meminta untuk penambahan tenaga kerja kesehatan di posko pintu masuk perbatasan, (26/10/2020).
” Karena tahap pertama mungkin masih ada yang kurang. Saya minta dengan kesehatan untuk ditambah 10 orang tenaga kesehatan lagi, ” ujarnya.
Menurut Herman HN yang membuat lama dalam pelaksanaan rapid test di perbatasan kota Bandarlampung karena adanya pencatatan.
” Tinggal julurkan tangan saja di mobil langsung di periksa. Ini kan lamanya karena ditulis-tulis, gak ada tulis menulis. Kalau dia reaktif langsung suruh pulang, kalau negatif dipersilahkan jalan, ” terangnya.
Herman mengungkapkan bahwa pihak pemkot sudah menyiapkan banyak alat rapid tes, dan tidak ada penambah Posko.
” Gak ada penambahan Posko, ini saja saya rasa sudah cukup. Kalau alat rapid tes gak akan kita tambah, karena saya punya banyak, mau sepuluh ribu atau berapa ribu ada, suda kita siapkan, ” katanya.
Ia meminta kepada petugas untuk melakukan pengecekan KTP kepada semua pengendara yang melintas di perbatasan.
” Cek KTP nya, kita jangan sebohongan lah, ini masalah nyawa orang. Ketika nanti yang di rapid warga Bandarlampung hasilnya reaktif akan kita lakukan tracing dan langsung kita lakukan swab di puskesmas terdekat .” jelasnya.
Diketahui, kegiatan rapid tes ini di lakukan sampai beberapa hari kedepan dan dalam pelaksanaannya semua gratis tidak di pungut biaya. (Din/RF)
