Disdikbud Lampung Pastikan Siswa Tak Lolos SPMB 2026 Tetap Bisa Bersekolah

LAMPUNG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung memastikan seluruh peserta didik yang belum berhasil lolos Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui sekolah swasta.

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengatakan hasil seleksi SPMB jalur reguler telah diumumkan pada Rabu, 24 Juni 2026. Dari lebih dari 100 ribu calon peserta didik yang mendaftar, sebanyak 76.294 siswa dinyatakan lolos dan diterima di 318 sekolah negeri yang terdiri atas SMA dan SMK di Provinsi Lampung.

“Saat ini para peserta yang dinyatakan diterima sedang menjalani proses daftar ulang yang berlangsung hingga Rabu, 24 Juni,” ujar Thomas. Kamis (25/06/2026).

Ia menjelaskan, pelaksanaan SPMB tahun ini melibatkan 208 SMA negeri dan 110 SMK negeri. Proses pendaftaran sendiri telah berlangsung selama lima hari, yakni mulai 15 hingga 19 Juni 2026.

Bagi peserta yang belum diterima di sekolah negeri, Disdikbud telah menjalin koordinasi dengan forum sekolah swasta di Lampung. Hasilnya, sejumlah SMA dan SMK swasta menyatakan siap menerima siswa yang belum memperoleh kursi di sekolah negeri.

Tak hanya membuka kuota tambahan, beberapa sekolah swasta di Bandar Lampung juga menawarkan berbagai bentuk keringanan biaya pendidikan. Mulai dari potongan biaya hingga pembebasan sejumlah biaya tertentu guna meringankan beban orang tua.

“Kami sudah berdiskusi dengan forum sekolah swasta, baik SMA maupun SMK. Mereka siap menampung siswa yang belum diterima di sekolah negeri. Bahkan, beberapa sekolah telah menyiapkan program dispensasi biaya dan memberikan tarif khusus agar masyarakat tetap bisa mengakses pendidikan,” jelas Thomas.

Disdikbud juga mengingatkan bahwa masa daftar ulang bagi peserta yang dinyatakan lolos berakhir pada Rabu, 24 Juni 2026. Apabila terdapat calon siswa yang tidak melakukan daftar ulang, maka kursi yang kosong akan langsung diisi oleh peserta cadangan sesuai urutan peringkat dalam sistem.

Menurut Thomas, mekanisme tersebut berjalan secara otomatis tanpa perlu dilakukan proses seleksi ulang. Sistem akan langsung memanggil peserta berikutnya berdasarkan hasil pemeringkatan.

“Jika ada peserta yang mengundurkan diri atau tidak melakukan daftar ulang, sistem secara otomatis akan mengisi kekosongan tersebut dengan peserta cadangan sesuai urutan ranking,” katanya.

Pada pelaksanaan SPMB 2026, sejumlah sekolah tercatat menjadi tujuan favorit calon peserta didik. Untuk jenjang SMK, SMKN 4 Bandar Lampung menjadi sekolah dengan jumlah pendaftar terbanyak, yakni 3.115 orang yang memperebutkan 840 kursi.

Sementara itu, pada jenjang SMA, SMAN 7 Bandar Lampung menerima 1.756 pendaftar dengan kuota 369 siswa. Disusul SMAN 1 Bandar Lampung yang diminati 1.735 calon siswa, sementara daya tampungnya hanya 324 kursi.

Tingginya jumlah pendaftar tersebut menunjukkan bahwa sekolah-sekolah negeri di Bandar Lampung masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam pelaksanaan SPMB 2026. (NR/N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *