LAMPUNG – Anggota Komisi 2 DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi petani, peternak, dan para pekerja yang terlibat dalam rantai pasok program tersebut.
Menurut Mikdar, manfaat program itu semakin terlihat ketika MBG sempat berhenti selama dua pekan. Kondisi tersebut, kata dia, langsung berdampak terhadap harga hasil pertanian dan pendapatan masyarakat.

“Keberadaan MBG ini memang berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Ketika MBG tidak berjalan, termasuk hasil sayuran dan buah-buahan, harganya hancur,” ujar Mikdar. Selasa (07/07/2026).
Ia mengungkapkan, keluhan tersebut diperolehnya saat turun langsung menemui masyarakat. Sejumlah petani dan peternak mengaku merasakan penurunan permintaan sejak program tidak lagi berjalan.
“Bahkan ketika kami turun ke lapangan, keluhan dari peternak, termasuk petani pisang, mereka sangat merasakan. Berarti memang tidak bisa dipungkiri, keberadaan MBG ini betul-betul memberikan dampak positif,” ucapnya.
Mikdar mengatakan, salah satu tujuan utama MBG adalah meningkatkan pendapatan petani melalui penyerapan hasil produksi lokal. Karena itu, penghentian sementara program dinilai langsung memengaruhi roda perekonomian masyarakat.
“Baru dua minggu libur, orang sudah mulai merasakan. Mereka-mereka ini sudah merasakan. Ini yang sangat kita sayangkan,” katanya.
Ia menambahkan, dampak penghentian program tidak hanya dirasakan para pemasok bahan pangan, tetapi juga tenaga kerja yang bergantung pada aktivitas program tersebut.
“Bukan hanya pemilik usahanya yang kehilangan pendapatan, tetapi juga pekerjanya,” ungkapnya.
Meski begitu, Mikdar mengakui masih ada sejumlah persoalan dalam pelaksanaan MBG yang perlu dibenahi. Namun, menurutnya, evaluasi tersebut seharusnya menjadi dasar untuk memperbaiki tata kelola program, bukan menghentikannya.
“Kalaupun selama ini ada yang dikeluhkan, hal-hal yang selama ini kita dengar, ya kita perbaiki,” jelasnya.
Ia berharap pemerintah dapat memastikan program MBG kembali berjalan dengan pengelolaan yang lebih baik sehingga manfaatnya tetap dirasakan masyarakat.
“Kita sangat berharap supaya MBG ini ke depannya dikelola dengan cara yang benar. Karena dengan adanya MBG ini, pertumbuhan ekonomi meningkat, sekaligus membuka lapangan kerja. Dampaknya sangat positif,” terangnya. (NR/N)
