KAPOLRESTA APRESIASI AKSI UNJUK RASA ALIANSI LAMPUNG MEMANGGIL

KAPOLRESTA APRESIASI AKSI UNJUK RASA ALIANSI LAMPUNG MEMANGGIL

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Aksi unjuk rasa damai dari Aliansi Lampung memanggil terkait kenaikan harga BBM bersubsidi di depan kantor DPRD Provinsi Lampung berlangsung aman dan damai. Jum’at (16/09)

Hal ini tidak terlepas dari pengamanan dan pengawalan yang dilakukan oleh personil Polresta Bandarlampung.

Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M. saat memimpin pengamanan menyampaikan kepada 2072 personil gabungan terdiri dari BKO Polda Lampung, Polresta Bandarlampung, Brimobda Polda Lampung, Polres Tanggamus, Polres Pringsewu, Polres Pesawasan, Polres Lampung Selatan, TNI, Pol PP, Dinas Perhubungan, BPBD dan Kesehatan untuk dapat bertindak humanis serta mentaati standar operasional dan ketentuan di Internal Polri terkait penggunaan kekuatan dalam tugas Kepolisian.

Baca Juga:   Danrem 043/Gatam Berangkatkan Pasukan Latihan Ancab Brigif Para Raider 17/I/K Di Stasiun KA Tanjung Karang

“Mari kita kawal unjuk rasa damai adik-adik kita dari Aliansi Lampung Memanggil agar berjalan aman dan lancar. Jangan mudah terpancing dan terprovokasi, serta tetap sesuai dengan SOP,” tegas dia.

Dalam kegiatan unjuk rasa tersebut, peserta aksi yang merupakan gabungan dari elemen mahasiswa Negeri dan Swasta di Provinsi Lampung ditemui langsung oleh Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay bersama Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim.

Baca Juga:   ANGGOTA DPRD LAMPUNG SOROTI KASUS PENGEROYOKAN DI UBL

Mahasiswa meminta keduanya, untuk melakukan sidang rakyat.

Setelah berdialog sidang rakyat, keduanya diminta untuk menandatangani surat berisi enam poin tuntutan.

Namun, saat penandatanganan sempat alot, karena keduanya meminta mahasiswa terlebih dahulu menandatanganinya.

Ada pun poin tuntutan diantaranya menolak kenaikan harga BBM, mencabut Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja Inkonstitusional, hingga menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

Kemudian, cabut undang-undang cipta kerja, hingga libatkan masyarakat dalam pembentukan undang-undang sistem pendidikan nasional.

Seluruh rangkaian kegiatan aksi unjuk rasa damai dari Aliansi Lampung Memanggil dilakukan pengawalan dan pengamanan terbuka dan tertutup oleh personel Polresta Bandarlampung beserta BKO Brimob, Polda, Polres rayonisasi, TNI, Pol PP, Dinas Perhubungan, BPBD dan Dinas Kesehatan di bawah pimpinan langsung Kapolresta Bandarlampung Situasi aman terkendali.

Baca Juga:   Densus 88 Melakukan Penangkapan Dua Orang Terduga Teroris di Bandar Lampung

“Kami dari Polresta Bandarlampung kedepannya berharap siapapun yang akan melakukan aksi unjuk rasa akan di lakukan pengamanan dan kami mengajak bersama-sama menjaga kondusifitas di Provinsi Lampung Umumnya dan Kota Bandarlampung Khususnya,” tandas Ino. (TSF/AA)

 962 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan