BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (18/12) – Meskipun kecewa dengan kinerja PDAM Way Rilau, Walikota Bandarlampung Drs. H. Herman HN, MM enggan melakukan perombakan di manajemen PDAM Way Rilau.
” Oh, gak. Kan kita ingatkan terlebih dahulu, ya gimana. Tapi saya lihat kemarin, saya check sudah tertib, sudah bagus, ” kata Herman HN saat ditemui lampungsegalow.co.id di sela-sela kegiatannya, Rabu (18/12)
Walikota Herman HN mengakui, setalah dilakukan peneguran beberapa waktu lalu (Red 11 Desember 2019) pihak PDAM sudah melakukan penagihan terhadap pelanggan yang melakukan penunggakan.
” Tunggakan yang sebelumnya sudah ditagih, saya sudah check berapa yang disalurkan. Ya mendekatilah, tapi kalau 100% benar belum, ” akunya

Selain itu, Herman juga mengingatkan kepada pihak PDAM untuk tidak mengulang kesalahan seprti ini dan lebih fokus untuk mencari keuntungan.
” Ya masalah itu namanya, kita ini kan perusahaan daerah mencari keuntungan untuk daerah, ” imbuhnya
Lebih lanjut Herman menjelaskan bahwa kedepannya di tahun anggaran 2020 pihak PDAM harus mensetorkan sebanyak Rp 5 milyar.
” Selama saya jadi Walikota, dulu – dulu gak pernah setor. Zaman saya dulu Rp 250 juta, Rp 500 juta, Rp1 milyar, Rp 2,5 milyar, dan kedepan Rp 5 milyar. Semuanya bertahap, hal ini tidak lain bagaimana daerah ini harus didukung oleh perusahaan-perusahaan daerah yang mempunyai keuntungan. Saya pacu, bagaimana supaya manajemen atau administrasi menjadi bagus, ” tegasnya. (din/rf) #
