BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Walikota Bandarlampung Drs. H. Herman HN. MM., menyampaikan tentang penambahan kasus Covid-19 yang kian hari makin bertambah di wilayah Kota Bandarlampung.
“Kasus kita bertambah setiap hari. Dan semalam ada tambahan dua orang meninggal dunia, kemarin juga bertambah enam kasus Covid-19. Walikota puyeng, makanya harus kita upayakan bersama,” ujarnya, Senin (7/9/2020) usai menghadiri sidang di Gedung DPRD.
Menurut dia, semua masyarakat Kota Bandarlampung harus patuh dengan protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, dan jaga jarak untuk mengantisipasi gelombang ke dua Covid-19, karena ini menyangkut nyawa banyak orang.
“Termasuk juga para calon kepala daerah. Cobalah patuhi aturan, tidak bisa sembarangan. Karena nyawa orang banyak yang harus kita selamatkan. Patuhi aturannya,” tegasnya.
Ia meminta kepada semua pihak untuk membubarkan para calon yg sosialisasi tidak melalui Satgas. Karena Kota Bandarlampung saat ini sedang pada fase berat.
“Kemarin sudah zona kuning, ini kembali ke zona orange bahkan bisa merah. Dan bantuan-bantuan sekarang tidak diperkenankan. Tidak bisa langsung ke masyarakat,” katanya.
Herman menerangkan, untuk dua orang yang meninggal itu salah satunya berasal dari Pulau Pasaran.
“Di rumah sakit. Satu Pulau Pasaran, dan ada satu lagi yang sudah dimakamkan semalam. Oleh karena itu semuanya harus taat, saya sudah bagikan 1,5 juta masker, dan orang lain juga sudah membagikan masker, jadi sekitar 2 jutaan masker di kota ini di bagikan,” bebernya. (Din/RF)
