Kuwait Tangkap 4 Orang Terafiliasi Garda Revolusi Iran, Ketegangan Diplomatik Memanas

Kuwait Tangkap 4 Orang Terafiliasi Garda Revolusi Iran, Ketegangan Diplomatik Memanas

KUWAIT CITY – Ketegangan antara Kuwait dan Iran kembali memanas setelah Kementerian Dalam Negeri Kuwait mengumumkan penangkapan empat orang yang diduga terafiliasi dengan Garda Revolusi Iran.

Keempat orang tersebut ditangkap pada Selasa (12/5/2026) karena diduga menyusup ke wilayah Kuwait melalui jalur laut di sekitar Pulau Bubiyan.

Menurut keterangan resmi otoritas Kuwait, insiden tersebut sempat memicu bentrokan yang menyebabkan seorang tentara Kuwait mengalami luka-luka.

Ilustrasi kota di Kuwait. Foto: Yasser Al-Zayyat/AFP
Ilustrasi kota di Kuwait. Foto: AFP

Pemerintah Kuwait menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara dan menyebutnya sebagai aksi permusuhan.

Secara terpisah, Kementerian Luar Negeri Kuwait juga telah memanggil Duta Besar Iran untuk menyampaikan nota protes resmi terkait dugaan penyusupan tersebut.

Kuwait menegaskan bahwa negara memiliki hak untuk mempertahankan kedaulatannya sesuai Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sementara itu, Iran membantah tuduhan tersebut dan mengecam pemberitaan yang menyebut empat orang itu berniat melakukan aksi permusuhan di Kuwait.

Pihak Iran menyatakan bahwa keempat orang tersebut sebenarnya tengah menjalankan patroli laut dan secara tidak sengaja memasuki wilayah Kuwait akibat gangguan navigasi.

Teheran juga meminta akses konsuler untuk bertemu dengan empat warga yang ditangkap tersebut.

Insiden ini menambah ketegangan di kawasan Teluk yang dalam beberapa waktu terakhir kembali sensitif akibat meningkatnya dinamika geopolitik dan keamanan regional.

Pengamat menilai hubungan Kuwait dan Iran berpotensi mengalami tekanan diplomatik apabila penyelesaian kasus tersebut tidak dilakukan melalui jalur komunikasi yang terbuka dan diplomatis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *