Mukhlis Basri Dorong Evaluasi Penambahan Gerbong Kereta Saat Lonjakan Penumpang

LAMPUNG – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mukhlis Basri, menilai perlu adanya komunikasi dengan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) terkait kemungkinan penambahan gerbong kereta pada periode-periode tertentu yang mengalami lonjakan penumpang.

Hal itu disampaikan Mukhlis menanggapi kondisi tiket kereta api pada hari Jumat yang kerap habis terjual karena tingginya permintaan masyarakat.

Menurutnya, kebutuhan penambahan gerbong memang perlu dikaji bersama PT KAI. Namun, ia juga memahami bahwa operasional kereta tidak hanya mempertimbangkan tingginya permintaan pada hari-hari tertentu, tetapi juga penggunaan rangkaian kereta sepanjang pekan serta kebutuhan perawatan.

“Memang pada waktu-waktu tertentu, seperti hari Jumat, permintaan tiket meningkat. Tetapi tentu harus dilihat juga bagaimana operasional dari Senin sampai Jumat dan kebutuhan pemeliharaan rangkaian kereta. Mungkin itu menjadi salah satu pertimbangan,” kata Mukhlis. Senin, (03/08/2026).

Meski demikian, Mukhlis memastikan Komisi IV DPRD Lampung akan mencoba berkomunikasi dengan PT KAI untuk membahas kemungkinan penambahan gerbong atau langkah lain yang dapat mengakomodasi meningkatnya jumlah penumpang pada periode sibuk.

“Nanti akan kita coba komunikasikan dengan pihak PT KAI,” ujarnya.

Ia berharap melalui koordinasi tersebut dapat ditemukan solusi yang mampu meningkatkan pelayanan transportasi kereta api bagi masyarakat, khususnya saat permintaan tiket mengalami lonjakan pada akhir pekan atau momen-momen tertentu.

Menurut Mukhlis, peningkatan kapasitas layanan perlu mempertimbangkan aspek keselamatan, kesiapan armada, dan efisiensi operasional sehingga kebijakan yang diambil tetap memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengganggu operasional PT. KAI. (NR/N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *